Jadah Tempe Kaliurang: Kuliner Legendaris yang Bikin Rindu Jogja Seketika

Jadah Tempe Kaliurang: Kuliner Legendaris yang Bikin Rindu Jogja Seketika

Pernah mencium aroma tempe bacem manis berpadu dengan jadah hangat saat berwisata ke lereng Merapi? Jika iya, besar kemungkinan kamu sedang berhadapan dengan jadah tempe Kaliurang, salah satu kuliner tradisional Yogyakarta yang melegenda. Meski terlihat sederhana, makanan ini punya daya tarik kuat yang membuat wisatawan selalu kembali mencarinya.

Bukan sekadar pengganjal lapar, jadah tempe adalah simbol kehangatan, tradisi, dan kenangan manis liburan di Kaliurang.


Apa Itu Jadah Tempe Kaliurang?

Jadah tempe Kaliurang merupakan perpaduan antara jadah (olahan ketan tumbuk yang gurih) dengan tempe bacem khas Jawa yang manis dan legit. Jadah biasanya dibuat dari beras ketan putih, parutan kelapa, dan sedikit garam, lalu ditumbuk hingga teksturnya padat dan kenyal.

Sementara tempe bacem dimasak dengan gula jawa dan rempah pilihan hingga bumbunya meresap sempurna. Ketika disatukan, terciptalah harmoni rasa gurih–manis yang sederhana namun sangat memikat.


Sejarah dan Kelegendaran

Konon, jadah tempe Kaliurang sudah ada sejak puluhan tahun lalu dan menjadi camilan favorit para pelancong yang singgah di kawasan wisata Kaliurang. Dahulu, makanan ini sering disajikan untuk tamu kehormatan sebagai simbol keramahan masyarakat Jawa.

Hingga kini, keberadaannya tetap lestari dan menjadi ikon kuliner yang tak terpisahkan dari wisata Merapi.


Kenapa Jadah Tempe Selalu Diburu Wisatawan?

Ada beberapa alasan kenapa jadah tempe Kaliurang selalu laris manis:

  1. Rasa autentik yang sulit ditiru.
  2. Harga terjangkau, cocok untuk semua kalangan.
  3. Mudah dibawa pulang sebagai oleh-oleh khas Jogja.
  4. Nilai budaya yang kuat dan penuh nostalgia.

Tak heran jika banyak wisatawan rela antre demi mencicipi kelezatan jajanan tradisional ini.


Tempat Populer Menemukan Jadah Tempe

Di kawasan Kaliurang, kamu bisa menemukan banyak penjual jadah tempe di sepanjang jalan wisata. Salah satu yang paling dikenal adalah sentra oleh-oleh tradisional di sekitar Taman Nasional Gunung Merapi.
Untuk mengenal lebih jauh tentang tempe dan olahan tradisionalnya, kamu bisa membaca referensi di Wikipedia tentang Tempe sebagai sumber outbound 👉 https://id.wikipedia.org/wiki/Tempe.

See also  Semut Simo Pergi ke Sekolah

Di tengah gempuran kuliner modern, jadah tempe Kaliurang tetap bertahan sebagai bukti bahwa rasa sederhana dan tradisi kuat tak pernah kehilangan penggemar. Jika kamu berkunjung ke Yogyakarta, jangan lewatkan kesempatan mencicipi kuliner legendaris ini—karena satu gigitan saja bisa langsung membawa rindu pada suasana Jogja yang hangat dan bersahaja.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *